
OPTIMIS.IKHTIAR,TAWAKAL
1. OPTIMIS
Keyakinan diri/ optimis adalah
perilaku yang tidak ragu-ragu, selalu percaya bahwa sesuatu yang
diinginkan pasti akan tercapai. Cara mengembangkan rasa peraya diri
sebagai berikut:a. Mempunyai sikap lahiriah yang membuktikan betapa besar rasa percaya terhadap diri sendiri.
b. Mengembangkan diri sendiri dengan bersikap seimbang.
c. Mengembangkan diri sendiri dengan bersikap jujur.
d. Mengembangkan diri sendiri dengan cara memperbaiki cara berbicara dan bersosialisasi.
e. Mengembangkan diri sendiri dengan cara menyelesaikan masalah dengan tepat.
Optimis juga mempunyai berbaai manfaat bagi diri kita. Optimisme sangat diperlukan dalam kehidupan kita sehari-hari guna mancapai sebuah kesuksesan dan keberhasilan dalam hidup di dunia dan di akhirat. Dengan adanya sikap optimistis dalam diri setiap Muslim, kinerja untuk beramal akan meningkat dan persoalan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik. Doa, ikhtiar, dan tawakal harus senantiasa mengiringi, kerena hanya dengan kekuasaan-Nya apa yang kita harapkan dapat terwujud. Selain itu, optimism juga dapat berpengaruh pada kesehatan.
Para
ilmuwan telah membuat kesimpulan atas riset selama puluhan tahun
tentang manfaat berpikir positif dan optimisme bagi kesehatan. Hasil
riset menunjukkan bahwa seorang optimis lebih sehat dan lebih panjang
umur dibanding orang lain apalagi dibanding dengan orang pesimis. Para
peneliti juga memperhatikan bahwa orang yang optimistis lebih sanggup
menghadapi stres dan lebih kecil kemungkinannya mengalami depresi.
2. IKHTIAR
Kata ikhtiar diambil dari bahasa Arab, yakni 'ikhtaara' yang artinya memilih. Sementara dalam bentuk kata kerja, ikhtiar berarti pilihan atau memilih hal yang baik (khair).
Sedangkan menurut istilah, ikhtiar adalah usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan dalam hidupnya, baik material, spiritual, kesehatan, dan masa depannya dalam usaha mendapatkan yang terbaik, agar tujuan hidupnya selamat sejahtera di dunia dan di akhirat.
Ikhtiar bukan hanya usaha, atau semata-mata upaya untuk menyelesaikan persoalan yang tengah membelit. Ikhtiar adalah konsep Islam dalam cara berpikir dan mengatasi permasalahan. Dalam ikhtiar terkandung pesan taqwa, yakni bagaimana kita menuntaskan masalah dengan mempertimbangkan apa yang baik menurut Islam, dan kemudian menjadikannya sebagai pilihan apapun konsekuensinya, dan meskipun tidak populer atau terasa berat.
3. TAWAKAL
Tawakal diambil dari bahasa Arab, yakni 'Tawakul' yang artinya bersandar atau berserah diri. Tawakal diambil dari kata 'wakala' yang artinya mewakilkan, maka tawakal berarti memberikan perwakilan, kepasrahan, dan penyerahan diri kepada Allah swt. Secara istilah, tawakal artinya berserah diri dan berpegang teguh kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Tawakal merupakan sikap bersandar dan mempercayakan diri sepenuhnya kepada Allah swt. Tawakal memiliki dua unsur pokok, yaitu berserah diri dan berpegang teguh. Kedua-duanya merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Artinya, tidak dapat dikatakan tawakal jika belum berserah diri secara ikhlas. Tidak dapat pula dikatakan tawakal, jika belum berpegang teguh kepada-Nya, belum kokoh keyakinannya kepada kekuasaan-Nya yang tidak terbatas, keadilan-Nya, kebijaksanaan-Nya, kasih sayang-Nya dalam mengatur segala sesuatu dengan sempurna.
cie zahra udah punya blog ya sekarang wkk
BalasHapus